JATENGNIH.COM - Agung Prio Apriliano memastikan gelar juara umum Men Elite 76 Ultimate Downhill 2026 setelah mengumpulkan 730 poin hingga seri ketiga di Ternadi Bike Park, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, Minggu.
Meski finis di posisi kedua pada seri pamungkas, Agung tetap tak terkejar di klasemen akhir. Putra Ganda Arrozak itu mengoleksi 730 poin, disusul Agung Prio di peringkat kedua dengan 510 poin dan M. Abdul Hakim di posisi ketiga dengan 400 poin.
Pada final run kelas Men Elite, Minggu (1/11), Khoiful Mukhib dari 76 Rider DH Squad menjadi pemenang seri ketiga dengan catatan waktu 2 menit 51,612 detik. Agung finis kedua dengan waktu 2 menit 53,556 detik, sementara Pandu Satrio Perkasa berada di urutan ketiga dengan 2 menit 55,031 detik.
Agung, downhiller dari Astrindo Racing Team, mengaku bangga dan bersyukur setelah menanti tujuh tahun untuk meraih gelar juara umum 76 Ultimate Downhill.
"Ini gelar juara umum yang sangat memuaskan karena harus menanti selama tujuh tahun untuk bisa merasakan keberhasilan menjadi juara umum di 76 Ultimate Downhill. Saya menekuni balap sepeda gunung sejak kelas 1 SMP pada 2013," ujarnya seusai final run.
Di kelas Women Elite, Milatul Khaqimah meraih gelar juara umum setelah tampil konsisten sepanjang musim. Rider Nukeproof Axess Racing Team itu juga memenangi final run seri ketiga dengan waktu 3 menit 15,950 detik.
Nilna Murni Ningtyas dari Spartan Racing Team menempati posisi kedua dengan catatan 3 menit 17,363 detik. Ayu Tria Andriana dari Alaska Squad Racing Team berada di urutan ketiga dengan waktu 3 menit 17,738 detik.
Kemenangan Mila di seluruh seri membuatnya meraih poin sempurna, yakni 600. Ayu Tria berada di posisi kedua klasemen akhir dengan 400 poin, sedangkan Nilna Murni Ningtyas menempati peringkat ketiga dengan 380 poin.
Mila mengaku bangga dengan pencapaian tersebut. Ia telah menantikan gelar juara umum sejak pertama kali berkompetisi di kelas Women Elite pada 2023.
Sementara itu, Dimas Aradhana, atlet muda asal Yogyakarta, merebut gelar juara umum kelas Men Junior. Nazwa Agazani dari 76 Rider DH Squad menempati posisi kedua, sedangkan Ahmad Nasywa Ridhodin dari Sego Anget Racing Team berada di peringkat ketiga. Ketiga rider itu dijadwalkan naik ke kelas Men Elite musim depan.
Agnes C. Wuisan, perwakilan 76 Rider selaku penyelenggara, menyampaikan kebanggaannya atas penampilan seluruh atlet dalam kompetisi tahun ini. Ia mengatakan para rider menunjukkan peningkatan kualitas dan semakin mampu beradaptasi dengan tantangan di setiap seri.
Founder Indonesian Downhill (IDH) Parama Nugraha berharap kualitas atlet downhill Indonesia terus meningkat agar mampu bersaing di tingkat internasional.
"Menurut saya, atlet-atlet berprestasi kita saat ini sudah mengalami banyak peningkatan kualitas yang cukup merata. Mudah-mudahan atlet Men Elite maupun Women Elite dapat berbicara banyak di level kejuaraan tingkat Asia maupun dunia," ujarnya.
Parama juga memastikan 76 Ultimate Downhill akan kembali digelar tahun depan sebagai wadah bagi para atlet untuk mengembangkan kemampuan dan meraih prestasi di olahraga downhill nasional.