JATENGNIH.COM - UIN Walisongo Semarang memperkuat kerja sama pendidikan dan pengembangan riset dengan Kanwil Kementerian Agama Jawa Tengah dan MAN 1 Magelang. Penjajakan kolaborasi itu berlangsung dalam Indonesia Ekonomi Syariah (IES) 2026 Forum & Expo di kawasan Masjid Istiqlal, Jakarta, Sabtu (31/10/2026).
Pertemuan yang digelar di stan Kanwil Kemenag Jawa Tengah tersebut dihadiri Kepala Laboratorium Terpadu dan Planetarium UIN Walisongo, Dr. Muh. Arif Royyani, Lc., M.S.I., M.S.I. Hadir pula perwakilan MAN 1 Magelang, Vya sebagai laboran dan Fitri sebagai guru Tata Boga.
Dalam pertemuan itu, perwakilan MAN 1 Magelang memperkenalkan Mimoca Tea, teh herbal hasil penelitian dan inovasi siswa yang dikembangkan dengan pendampingan guru. Arif mengapresiasi kreativitas siswa yang mengolah penelitian menjadi produk bernilai tambah dan berpeluang dikembangkan lebih lanjut.
Arif menilai budaya riset dan inovasi perlu dibangun sejak tingkat madrasah. Perguruan tinggi, katanya, dapat meneruskan proses tersebut melalui penguatan kapasitas akademik, pendampingan penelitian, serta pemanfaatan fasilitas pendidikan dan laboratorium.
Ia juga memaparkan beragam fakultas dan program studi di UIN Walisongo Semarang, mulai dari bidang keagamaan, sosial-humaniora, sains dan teknologi, ekonomi, kesehatan, hingga kedokteran. Pilihan bidang itu dapat menjadi peluang bagi lulusan madrasah untuk melanjutkan pendidikan sesuai minat dan potensi mereka.
Selain itu, Arif mengenalkan Planetarium dan Observatorium K.H. Zubair Umar Al-Jailani sebagai fasilitas edukasi dan penelitian astronomi yang bisa digunakan sekolah dan madrasah. Melalui kunjungan edukatif dan outing class, pelajar dapat mempelajari tata surya, benda langit, dan fenomena astronomi secara interaktif serta mengenal kaitannya dengan khazanah ilmu falak dalam Islam.
Pertemuan tersebut diharapkan membuka jalan bagi kerja sama UIN Walisongo dengan MAN 1 Magelang. Bentuk kolaborasi yang dijajaki meliputi kunjungan akademik, pengenalan program studi, pendampingan riset siswa, serta pembelajaran berbasis laboratorium dan edukasi astronomi.
Dalam IES 2026 Forum & Expo, UIN Walisongo berpartisipasi melalui kolaborasi Fakultas Syariah dan Hukum, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, serta Planetarium dan Observatorium K.H. Zubair Umar Al-Jailani. Keterlibatan berbagai unit itu merupakan bagian dari upaya universitas mengenalkan keunggulan akademik dan memperluas kemitraan.
Sinergi tersebut sejalan dengan paradigma Unity of Sciences yang dikembangkan UIN Walisongo, yaitu integrasi berbagai disiplin ilmu untuk menghasilkan pengetahuan dan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat.
Melalui hubungan yang lebih kuat antara madrasah, perguruan tinggi, dan Kementerian Agama, UIN Walisongo berharap dapat mendorong kesinambungan pendidikan dan budaya penelitian serta menyiapkan generasi muda yang kreatif, inovatif, dan berdaya saing.