Daftar Lengkap Penerima AMI Awards 2026
JATENGNIH.COM - Anugerah Musik Indonesia (AMI) Awards ke-29 mengumumkan penerima penghargaan dalam malam penganugerahan di Jakarta, Rabu. Ajang yang mengusung tema “Ruang Nada Nusantara” itu menghadir
JATENGNIH.COM - Tiga kelompok wayang orang legendaris dari Semarang, Solo, dan Jakarta akan tampil bersama dalam Festival Wayang Semesta 2026 di Lapangan Pancasila, Simpang Lima, Minggu (8/11).
Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti mengatakan festival tersebut dirancang untuk mempertemukan tradisi, kolaborasi, dan keterlibatan masyarakat lintas generasi. Acara bertema “Tiga Legenda Dalam Satu Semesta” itu berlangsung pukul 16.00 hingga 23.00 WIB dan terbuka untuk umum secara gratis.
Kelompok yang akan tampil dalam pementasan utama adalah Wayang Orang Ngesti Pandowo dari Semarang, Wayang Orang Sriwedari dari Solo, dan Wayang Orang Bharata dari Jakarta. Ketiganya akan berkolaborasi membawakan lakon “Sekar Mustika”.
Agustina menyebut festival ini menjadi ruang untuk menjaga keberlanjutan tradisi sekaligus mempertemukan pelaku seni dari berbagai daerah. Ia juga menilai keterlibatan masyarakat, terutama generasi muda, penting untuk mengenalkan seni pewayangan.
“Festival Wayang Semesta hadir sebagai ruang untuk menjaga, menghidupkan, dan merayakan tradisi melalui kolaborasi, partisipasi publik, dan keterlibatan lintas generasi,” katanya.
Menurut Agustina, kolaborasi kelompok wayang dari tiga kota menjadi kekuatan utama penyelenggaraan tahun ini. Pertemuan tersebut diharapkan membuka ruang pertukaran gagasan dan memperkuat jejaring pelaku seni pewayangan.
“Setelah memperkenalkan wayang kepada dunia, langkah berikutnya adalah memperkuatnya melalui kolaborasi. Festival Wayang Semesta 2026 menjadi ruang bertemunya para pelaku, kelompok, dan ragam seni pewayangan untuk saling terhubung serta menciptakan cerita baru,” katanya.
Selain pementasan kolosal wayang orang, festival ini akan menampilkan Wayang Potehi Tek Gie Hien, wayang kulit yang dimainkan dalang cilik, serta penari dari Akademi Wayang Semarang. Acara juga dimeriahkan penyanyi Nugraha Pawestri, OM Syalala, Vaganza Band, dan bintang tamu nasional Gilang Dirga.
Agustina mengajak masyarakat hadir dan menikmati rangkaian pertunjukan. Menurut dia, keterlibatan publik menjadi salah satu cara menjaga seni tradisi agar tetap dikenal dan tumbuh di tengah masyarakat.
“Mari kita saksikan dan ramaikan bersama. Wayang bukan sekadar warisan budaya, tetapi juga cerminan nilai, identitas, dan cinta bangsa yang harus terus kita uri-uri bersama,” katanya.