JATENGNIH.COM - Penutupan jalan penghubung Kelurahan Tambangan dan Kelurahan Sodong di Kecamatan Mijen, Kota Semarang, dikeluhkan warga. Akses yang tertutup setelah kawasan itu dikembangkan menjadi bagian dari perumahan BSB Village membuat perjalanan menuju Situs Jatiombo dan distribusi hasil pertanian harus melalui jalur yang lebih jauh.
Jalan tersebut sebelumnya digunakan untuk kegiatan sehari-hari warga, termasuk kendaraan pengangkut hasil pertanian dan material. Jalur itu juga menjadi akses terdekat bagi masyarakat dari wilayah selatan Kota Semarang dan sejumlah daerah di Kabupaten Semarang.
Warga meminta pengembang membuka kembali akses tersebut. Salah satu warga, Mimit Kusmianto, mengatakan penutupan jalan menyulitkan mobilitas masyarakat dan peziarah yang hendak menuju Situs Jatiombo.
"Karena sudah menjadi salah satu lokasi wisata religi di Kota Semarang, sehingga banyak peziarah datang dari luar Semarang, seperti Ungaran, Bawen, Salatiga. Kalau dari selatan atau Ungaran memang dari sini, wilayah Tambangan, untuk sampai Situs Jatiombo," ujar Mimit saat ditemui di Situs Jatiombo, Rabu (4/11/2026).
Menurut Mimit, jalur alternatif membuat perjalanan lebih jauh dan berpotensi membingungkan pengunjung yang belum mengetahui kondisi akses di kawasan tersebut. Situs Jatiombo biasanya ramai dikunjungi peziarah pada waktu-waktu tertentu.
"Kalau melalui jalur lain sangat sulit. Biasanya pengunjung dari luar Kota Semarang akan bingung kalau jalan terdekatnya ditutup. Kalau memutar selain bingung, jarak tempuhnya lebih jauh dibandingkan lewat jalan ini," katanya.
Mimit menyebut kunjungan biasanya meningkat pada malam Selasa dan malam Jumat. Menurut cerita masyarakat setempat, nama Jatiombo berkaitan dengan keberadaan pohon jati berukuran besar yang kemudian dikaitkan dengan sejarah pembangunan Masjid Demak.
Sementara itu, penataan kawasan Situs Jatiombo disebut mulai dilakukan pemerintah melalui penambahan sejumlah fasilitas. Perbaikan jalan masuk dan penerangan menjadi bagian dari upaya memberikan kenyamanan bagi pengunjung dan peziarah.