JATENGNIH.COM - Nabila, atlet pencak silat Kota Semarang, tetap melanjutkan perjuangan hingga babak final Porprov Jateng 2026 meski berduka atas meninggalnya sahabat sekaligus rekan sekamarnya, Ayudiah Rivana Tridiandinita, yang akrab disapa Ivana. Janji mereka untuk berdiri bersama di podium medali emas menjadi penyemangat bagi Nabila.
Nabila tak kuasa menahan air mata saat ditemui di GOR Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus). Kabar meninggalnya Ivana menjadi pukulan berat, terlebih keduanya telah berharap bisa meraih prestasi bersama dalam kejuaraan olahraga tingkat Jawa Tengah itu.
"Padahal kami sudah janji naik podium bareng," kata Nabila dengan suara bergetar, Rabu (28/10/2026).
Duka itu datang saat Nabila tengah mempersiapkan diri menghadapi semifinal melawan atlet Kabupaten Wonogiri. Meski kehilangan sahabat membuatnya terpukul, ia memilih terus bertanding dan melanjutkan perjuangan yang telah mereka mulai bersama.
Bagi Nabila, Ivana bukan sekadar rekan satu tim. Kedekatan mereka terjalin selama masa persiapan hingga mengikuti Porprov Jateng 2026. Sebagai teman sekamar, Nabila mengenal Ivana sebagai sosok yang selalu mendukung orang-orang di sekitarnya.
"Ivana adalah orang yang sangat baik kepada teman-temannya. Dia sangat suportif, selalu membantu, dan memberikan pengaruh positif bagi orang-orang di sekitarnya," ungkap Nabila.
Ivana juga kerap mengingatkan Nabila untuk percaya diri dan memberikan kemampuan terbaik dalam pertandingan. Pesan itu kembali diingat Nabila saat menjalani semifinal dalam suasana duka.
"Ivana selalu bilang kepada saya bahwa saya harus bisa. Kami harus bisa menyelesaikan pertandingan sampai final dan terus berjuang," paparnya.