JATENGNIH.COM - Kota Semarang meraih tiga penghargaan nasional dalam rentang 2 hingga 6 November 2026. Penghargaan tersebut mencakup bidang kerukunan dan keamanan, transformasi digital, serta inovasi pengelolaan sampah.
Penghargaan pertama diterima pada Senin (2/11) dalam Anugerah Cita Negeri 2026 yang diselenggarakan KompasTV. Semarang mendapat kategori Cita Daerah Damai & Aman, yang mengapresiasi upaya menjaga kerukunan masyarakat dan keamanan lingkungan. Penilaian mencakup indeks kerukunan umat beragama serta angka kriminalitas.
Pada Kamis (5/11), Semarang memperoleh dua predikat dalam Gadjah Mada Digital Transformation Governance Index (GM-DTGI) 2026 yang digelar Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, yakni Kota Terbaik se-Indonesia dan Kota Terbaik dalam Provinsi. Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng menerima penghargaan itu di Auditorium Sukadji Ranuwihardjo, Fakultas Ekonomika dan Bisnis UGM, Yogyakarta.
Penghargaan ketiga diraih pada Jumat (6/11) dalam CNN Indonesia Awards 2026 di JW Marriott Hotel Jakarta. Semarang mendapat kategori Excellence in Smart Waste Management Innovation atas pengembangan AISSA (Artificial Intelligence Solusi Sampah). Sistem tersebut menggunakan teknologi CCTV untuk mendeteksi penumpukan sampah di TPS, memantau jadwal pengangkutan, serta mencegah pembuangan liar secara real-time.
Agustina mengapresiasi jajaran perangkat daerah dan masyarakat yang berkontribusi dalam capaian tersebut. Ia menyebut penghargaan itu sebagai pengakuan atas kerja bersama dan dorongan untuk meningkatkan kualitas pemerintahan serta pelayanan kepada masyarakat.
“Dalam seminggu ini Hatrick....Penghargaan ini adalah kerja keras bersama, bagaimana berbagai upaya yang kita lakukan benar-benar dirasakan masyarakat. Transformasi digital harus memudahkan pelayanan, inovasi pengelolaan sampah harus membantu menyelesaikan persoalan lingkungan, dan pembangunan kota harus menjaga kehidupan masyarakat yang aman serta rukun,” ujar Agustina.
Ia mengatakan, pengembangan inovasi perlu sejalan dengan peningkatan pelayanan publik dan pelibatan masyarakat. Menurutnya, teknologi harus memperkuat kerja pemerintahan sekaligus menjawab kebutuhan warga.
Agustina berharap capaian tersebut mendorong seluruh perangkat daerah untuk terus berbenah, memperkuat kolaborasi, dan menjaga konsistensi dalam menghadirkan program yang berdampak langsung bagi masyarakat.
“Capaian ini menjadi motivasi untuk terus bekerja dan meningkatkan kualitas pelayanan. Kami ingin Semarang terus berkembang melalui inovasi yang bermanfaat, lingkungan yang terjaga, serta kehidupan masyarakat yang semakin baik,” pungkasnya.