Senin, 2 November 2026 · 18:40 WIB
Ekonomi

Cilacap Perkuat Pendampingan Wirausaha Baru untuk Tekan Pengangguran

Cilacap Perkuat Pendampingan Wirausaha Baru untuk Tekan Pengangguran

JATENGNIH.COM - Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Dinnakerin) Kabupaten Cilacap memperkuat pendampingan dan fasilitasi bagi wirausaha baru industri kecil dan menengah (IKM). Upaya ini ditujukan untuk membuka lapangan kerja dan menekan pengangguran.

Kepala Dinnakerin Kabupaten Cilacap Farid Rijanto mengatakan, pelatihan penumbuhan dan pengembangan wirausaha baru industri kecil yang digelar di Banyumas dan Cilacap menjadi kesempatan untuk mengembangkan usaha berbasis sumber daya lokal. Ia menyampaikan hal itu di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Senin.

Saat menutup pelatihan yang dipusatkan di Purwokerto, Farid menyebut kegiatan tersebut sebagai dorongan penting bagi pertumbuhan ekonomi daerah. "Kegiatan ini merupakan angin segar sekaligus motor penggerak yang sangat berharga bagi pertumbuhan ekonomi di daerah," katanya.

Di Cilacap, pelatihan mencakup pembuatan kerajinan ecoprint dan kerajinan berbahan kerang, yang dinilai memiliki potensi pasar menjanjikan. Selama tiga hari, Jumat (30/10) hingga Minggu (1/11), peserta menerima materi dan mengikuti praktik intensif dengan bimbingan narasumber berpengalaman dari Jakarta.

Pada 1 November 2026, peserta juga mengunjungi industri untuk melihat langsung pengembangan usaha kerajinan ecoprint dan kerang. Farid berharap pengalaman tersebut memperluas wawasan peserta mengenai pentingnya daya saing produk berbasis potensi lokal di pasar yang lebih luas.

Ia mengatakan pelatihan itu menjadi modal awal peserta dalam memulai usaha. Karena itu, ilmu, keterampilan, dan jaringan yang diperoleh diharapkan terus dikembangkan.

Peserta juga mendapat materi tentang pemilihan usaha berbasis UMKM, pemasaran, serta perizinan dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Cilacap. "Kami minta seluruh peserta memanfaatkan sesi tersebut secara optimal untuk memahami bagaimana melegalkan usaha dan mengakses pemasaran agar usaha bisa tumbuh dan berkembang lebih besar," kata Farid.

Dinnakerin Cilacap berkomitmen terus mendukung, mendampingi, dan memfasilitasi pertumbuhan IKM baru agar dapat menciptakan lapangan kerja serta meningkatkan perekonomian masyarakat. Farid berharap program yang diinisiasi Kementerian Perindustrian bersama Komisi VII DPR RI itu berlanjut pada 2027.

Menurut Farid, pengangguran masih menjadi perhatian pemerintah daerah. Angkanya disebut mencapai 7,4 persen dari sekitar 1 juta pencari kerja di Kabupaten Cilacap.

"Kami sangat berharap kegiatan ini tidak berhenti sampai di sini, tetapi bisa terus berlanjut sehingga kami dapat mempercepat penurunan pengangguran di Kabupaten Cilacap," kata Farid.

Bagikan