JATENGNIH.COM - KONI Surakarta memastikan atlet yang meraih prestasi pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah XVII 2026 di kawasan Semarang Raya akan menerima bonus sesuai janji awal dan kesepakatan dengan Pemerintah Kota Surakarta.
Ketua Umum KONI Surakarta Her Suprabu mengatakan, Senin, atlet perorangan yang meraih medali emas berhak mendapatkan bonus Rp55 juta. Atlet beregu beranggotakan 2-3 orang akan menerima Rp30 juta per orang, sementara anggota beregu dengan lebih dari empat pemain berhak atas Rp20 juta per orang jika meraih emas.
Her mengatakan penghitungan total bonus baru dilakukan pada malam itu. “Malam ini baru dihitung (total bonus). Insyaallah jadi tugas kami untuk mengawal sampai bonus disampaikan ke masing-masing atlet,” katanya.
KONI Surakarta juga sedang menyiapkan tunjangan insentif bagi atlet yang meraih emas. Tunjangan tersebut akan diberikan hingga menjelang Porprov 2030.
“Semua atlet yang dapat medali emas ada tunjangan intensif sampai dengan jelang Porprov 2030. Melalui cara ini harapannya pada kompetisi selanjutnya mereka tetap membela Surakarta,” ujar Her.
Untuk mendorong persaingan yang sehat antarcabang olahraga, KONI Surakarta tengah menyusun desain olahraga daerah (DOD) yang akan memuat sistem promosi dan degradasi. Cabang olahraga berprestasi akan mendapat prioritas dan perhatian lebih.
Ketua Kontingen Surakarta atau Chief de Mission (CdM) Supriyanto mengatakan para atlet telah berjuang maksimal sejak masa persiapan hingga kompetisi berakhir. Ia menyebut pencapaian kontingen merupakan hasil kerja bersama atlet, pelatih, manajer, dan jajaran KONI yang terus memantau serta mengevaluasi selama pertandingan.
“Alhamdulillah, berdasarkan hasil yang telah dirilis panitia dan data kami, kontingen Kota Surakarta telah menduduki peringkat kedua dengan perolehan medali emas 79, perak 72, dan perunggu 70,” kata Supriyanto, yang juga Kepala Kejaksaan Negeri Surakarta.
Menurut Supriyanto, hasil tersebut melampaui target yang disepakati bersama KONI, pelatih, dan manajer. Pada Porprov sebelumnya, Surakarta menempati peringkat ketiga dengan raihan sekitar 73 medali emas.
Ia juga bersyukur para atlet berangkat dan kembali ke Solo dalam keadaan sehat. Selama kompetisi, keselamatan dan kenyamanan atlet menjadi prioritas, dengan pemantauan mencakup kesehatan, konsumsi, serta tempat tinggal.